Kupelajari kehidupan penghuni dunia tak kujumpa dari mereka
Selainorang orang yang selalu kenyang santap paginya
Dan kulit tubuhnya dilumuri oleh kebaikan dalam derma
Maka dari sarung qonaah kuhunus sebilah pedang
Dan kupenggalkan seluruh hasratku terhadap kedunian
Dengan sisi matanya yang teramat tajam
Takkan pernah seoarang melihatku berteduh dijalannya
Takkan seseorang melihatku duduk di depan pintunya
Kita menjadi kaya ketika kita tidak lagi membutuhkan uluran
siapa sja
Dan kekayaan adalah berlepasnya diri dari segala bukan
memiliki segala
Jika orang yang zalim merwat kezalimannya sebagai jalan
hidup nya
Ia pun akan berkeras kepala mempertahankan perilaku buruknya
Betapa banyak para zalim congkaknya tiada tara
Menatap bintang bintang sembari menepuk dada
Dibawah bayangan awan berarak tempatnya berkendara
Sebentar lagi ia pasti akan lengah dalam lalai
Dan perubahan situasi
di depan pintunya telah mengintai
Maka tidak lah lagi harta dan derajat bisa berharap
Dan tidak juga ada kebaikan yang tercatat
Ia akan dibiarkan menanggung sendiri
Resiko dari segala amal yang telah ia lalui
Dan allah timpakan padanya siksa yang nyeri
No comments :