saya membaca dari
apa yang didektekan oleh abu sulaiman al khitobiy kepada murid muridya;pada
suatu hari ,di musim haji syafi’i duduk untuk berdiskusi ,kemudian datang
seorang perempuan dan menyerahkan selembar kertas berisi syair ini;
allah mengampuni hamba
yang mohon padanya dengan berdoa
penuh lembut mesra
serupa sepasang sejoli yang saling cinta
agar jika kemudian mucullah bisikan rayu
dari kebohongan nafsu
jangan sampai kemudian keduanya tak mampu
memegang janji Satu
maka syafi’i
menangis dan berkata; hari ini kita tidak akan berdiskusi ,hari ini kita
jadikan untuk memperbanyak doa’’dan dari mulutnya tidak berhenti henti
allahumma allahumma sampai teman teman nya bubar semua
No comments :